Sejarah Desa
Sejarah Desa Kalang Simbara
Jejak langkah dan perkembangan kepemimpinan dari masa ke masa
Awal Mula Pemerintahan Pertaki
Desa Kalang Simbara adalah salah satu desa di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi. Pada masa penjajahan Belanda, Tanah Pakpak dipimpin oleh Raja Ikuten Pertaki Asah Ujung, sedangkan wilayah Kalang Simbara sendiri dipimpin oleh seorang Pertaki yaitu Pertaki Jambu (Raja Jonang Ujung).
Masa Transisi Pemerintahan
Setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, Dairi masih tergabung ke dalam keresidenan Tapanuli Utara. Pada masa ini, pemerintahan belum terstruktur dengan baik hingga ke tingkat desa. Pemerintahan di Desa Kalang Simbara pada masa itu dipimpin secara bersama oleh Bapak Siregar dan Bapak Simbolon.
Restrukturisasi Lima Lorong
Memasuki masa Orde Baru, tata kelola pemerintahan mulai terstruktur. Desa Kalang Simbara dipimpin oleh Bapak Denga Ujung dengan pembagian wilayah administrasi yang rapi menjadi lima lorong.
Kepemimpinan Bapak Burhan Ujung
Setelah menjabat selama 2 periode, Bapak Denga Ujung digantikan oleh Bapak Burhan Ujung. Beliau meneruskan estafet kepemimpinan dan menjabat sebagai Kepala Desa Kalang Simbara juga selama 2 periode.
Pemekaran Dusun & Pembentukan Perumnas
Setelah masa jabatan Bapak Burhan Ujung selesai, Ibu Marsaida Lumban Tobing terpilih sebagai Kepala Desa. Pada masa jabatannya di tahun 1998, terbentuklah Perumnas Kalang Simbara yang terdiri dari 4 blok (Blok A, B, C, dan D). Keempat blok ini kemudian dilebur menjadi 2 dusun baru, yaitu Dusun VI dan Dusun VII, yang strukturnya bertahan hingga saat ini.
Masa Transisi (PLT)
Berakhirnya masa kepemimpinan Ibu Marsaida Lumban Tobing diikuti oleh masa transisi. Sejak tahun 2002, roda pemerintahan Desa Kalang Simbara dijalankan oleh Pelaksana Tugas (PLT) yaitu Ibu Sonta Tampubolon hingga tahun 2006.
Kepemimpinan Masa Kini
Pada tahun 2006, Ibu Tetty L. Pasaribu (Dra. Tetty L. Pasaribu) secara resmi terpilih sebagai Kepala Desa Kalang Simbara dan terus memimpin serta membawa kemajuan bagi desa hingga saat ini.
